Alasan MCU Tanpa Ronaldo akan menjadi lebih baik

0
Alasan MCU Tanpa Ronaldo akan menjadi lebih baik

Alasan MCU Tanpa Ronaldo akan menjadi lebih baik

Alasan MCU Tanpa Ronaldo akan menjadi lebih baik.  Rumor kepergian Cristiano Ronaldo sudah mengemuka sejak awal Juli lalu. Meski Manchester United enggan melepasnya, ada beberapa alasan mengapa Manchester United akan lebih baik tanpa Ronaldo. Keinginan Cristiano Ronaldo untuk hengkang bermula dari Manchester United yang gagal lolos ke Liga Champions.

Pemenang Ballon d’Or lima kali itu mengaku ingin terus berlaga di level top Eropa di akhir kariernya. Selain itu, Ronaldo juga beralasan ambisi klub di bursa transfer musim panas mengecewakannya. Tidak ada pemain top yang didatangkan ke Manchester United. Rumor terbaru yang beredar adalah Ronaldo tidak rela gajinya dipotong 25 persen karena gagal bermain di Liga Champions musim depan. Apa Alasan Manchester United Harus Melepasnya?

⦁ Gaji Terlalu Mahal Alasan MCU Tanpa Ronaldo

Cristiano Ronaldo adalah pemain dengan bayaran tertinggi di Manchester United, bahkan di Premier League. Gaji mingguannya di Setan Merah mencapai 510.000 Poundsterling. Dengan gaji sebesar itu, keuangan jelas terpengaruh.

Namun di sisi lain, jika Manchester United segera melepasnya, akan banyak ruang kosong yang bisa dialokasikan untuk pemain lain. Apalagi, Manchester United berambisi mendekati sejumlah pemain incaran. Jika ruang untuk batas gaji tersedia, Setan Merah akan lebih mudah menukar gaji dengan pemain baru.

⦁ Tidak Bisa Melakukan Pressing

Erik Ten Hag adalah tipe pelatih yang mengandalkan top pressing yang melibatkan pemain MPO08  depan saat lawan menguasai bola. Karakteristik permainan tidak cocok dengan Cristiano Ronaldo.

Upaya menekannya hanya 6,54 per 90 menit. Ronaldo musim lalu ditempatkan sebagai penyerang tengah. Dengan statistik dan karakter bermain yang dibutuhkan Ten Hag, Ronaldo jelas bukan tandingan.

⦁ Tidak Bisa Menahan Bola Alasan MCU Tanpa Ronaldo

Semua orang tahu betapa menakjubkannya Ronaldo saat dia menggiring bola dan melewati lawan. Namun jika dipasangkan dengan penyerang tengah, ia harus pandai menahan bola untuk membantu rekan satu timnya menyerang. Ronaldo tidak memiliki kemampuan itu sama sekali.

Dari halaman yang sama, Ronaldo terlalu piawai dalam membawa atau menggiring bola progresif dengan total 5,4 per 90 menit. Sedangkan Ronaldo lemah dalam menciptakan serangan tanpa harus menggiring bola. Pass progresif hanya 1,83 per 90 menit.

⦁ Hapus label ‘FC Ronaldo’

Berkat ketenarannya Cristiano Ronaldo menjadi sorotan utama media. Ketika semuanya terpikat padanya, Manchester United menjadi seperti FC Ronaldo. Ronaldo akan menjadi perhatian utama publik dan media saat ia bermain.

Entah itu akan mencetak gol atau bermain buruk. Ronaldo akan tetap menjadi fokus utama saat tidak bermain atau tidak dimainkan oleh pelatih. Sorotan semacam ini bisa hilang jika Ronaldo pergi.

⦁ Ketergantungan pada Ronaldo Alasan MCU Tanpa Ronaldo

Cristiano Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak Manchester United di semua kompetisi musim lalu. 18 gol sukses ditorehkan pemain berusia 37 tahun itu. Namun, Manchester United menjadi sangat bergantung padanya untuk mencetak gol.

Dari zaman Ole Gunnar Solksjaer hingga Ralf Rangnick, Ronaldo menjadi fokus utama tim untuk mencetak gol. Ketergantungan ini tentu sangat buruk karena MU kehilangan opsi mencetak gol dari pemain lain. Lagi-lagi ketergantungan ini bisa hilang jika Ronaldo dilepas.

⦁ Pemain Lain Tidak Menyetel

Gol dan assist Bruno Fernandes menurun drastis sejak kedatangan Cristiano Ronaldo. Kehadiran Jadon Sancho dan Marcus Rashford tak membuat lini depan Setan Merah menakutkan. Masalahnya tentu ada pada Ronaldo yang menjadi pusat strategi sang pelatih.

Pemain lain “dipaksa” untuk menyesuaikan diri dengan gaya bermainnya. Oleh karena itu, pemain lain tidak dapat membuka potensi MPO08 terbaik mereka. Tentu saja, MU bisa mulai mengatasi hal tersebut dengan mencampakkan Ronaldo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *